Sejarah Uang Terlengkap



1.      SEJARAH UANG
Terbentuknya jenis mata uang yang digunakan sebagai alat tukar  maupun sebagai alat pembayaran,mememerlukan perjalanan sangata panjang.Dahulu kala,manusia primitifhanya mengenal sistem barter(belum ada uang ,barter merupakan tukar menukar barang dengan barang)karena pada waktu itu manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tergantung pada alam sekitarnya.Kemudian ketika zaman lebih maju barulah manusia menggunakan alat penukar,yang disebut uang barang.Dan setelah manusia menguasai penggunaan tulisan dan huruf,dikenalah uang.

Orang tua kalian bekerja keras untuk memperoleh imbalan jasa yaitu penghasilan yang dinilai dengan uang,dengan penghasilan tersebut orang tua kalian dapat
 Memberikan uang saku,memebeli kebutuhan pokok keluarga,berekreasi dan lain sebagainya.Dapat dibayangkan seandainya  didunia ini tidak ada uang,bagaimana sulitnya kita akan memenuhi kebutuhan.Keberadaan uang yang sering kalian gunakan untuk jajan ,munculnya memerlukan waktu yang sangat panjang.Pada masa lalu bentuk mata uang disesuaikan dengan beberapa barang yang ada pada masa tersebut.demikian pula pada saat ini,kegiatan ekonomi yang kita lihat saata ini merupakan moderenisasi mata uang masyarakat.
Secara ringkas sejarah uang dapatdibagi dalam beberapa tahap sebagai berikut:
a.      Pra Barter(Sebelum tukar menukar)
Pada masa ini,untuk memenuhi kebutuhan manusia memanfaatkan yang disediakan oleh alam yang ada dilingkungannya,sehingga apabila dilingkungan persediaan habis mereka akan berpindah tempat.
b.      Barter(masa tukar menukar)
Pada tahap ini sebagian besar manusia sudah mulai menetap,karena mereka  sudah mengenal bercocok tanam.Karena jumlah manusia mengalami pertambahan dan kebutuhan semakin banyak,maka barang dan jasa yang dibutuhkan semakin bertambah pula,untuk mememnuhi kebutuhan yang semakin banyak, manusia melakukan pertukaran barang dengan orang lain,perlu diingat pada masa ini orang belum mengenal cara membuat barang.
Syarat terjadinya barter:
-          Kedua belah pihak harus saling memiliki barang yang akan ditukar
-          Kedua belah pihak harus saling membutuhkan barang yang ditukar
Kesulitan barter:
1)      Sulit menemukan barang untuk kebutuhan yang mendesak
2)      Sulit menentukan perbandingan barang yang akan ditukarkan
3)      Sulit memenuhi kebutuhan yang bermacam-macam
c.       Munculnya uang barang
Pada tahap ini, orang sudah mulai berpikir, bagaimana pertukaran barang lebih mudah, maka dicarilah barang yang dapat mempermudah pertukaran, barang tersebut adalah barang perantara pertukaran yang disebut uang barang.
Misal: Kulit hewan ditukarkan uang barang, uang barang ditukarkan dengan ikan dan sayuran.
Syarat barang sebagai alat perantara pertukaran barang/uang barang adalah:
1)      Barang tersebut dapat diterima dan dibutuhkan semua orang
2)      Barang tersebut dapat ditukarkan kepada siapa saja
3)      Mempunyai nilai tinggi
4)      Tahan lama
Kesulitan uang barang:
1)      Sukar disimpan
2)      Sukar dibawa kemana-mana
3)      Sukar dibagi menjadi bagian yang lebih kecil
4)      Kebanyakan uang barang tidak tahan lama
5)      Nilai uang barang tidak tetap
Jenis barang yang pernah digunakan sebagai uang barang antara lain: Kulit hewan, hewan, batu-batuan berharga, kulit pohon, logam.
Jenis barang perantara yang dianggap paling tapat adalah logam, bahan tersebut kuat dan tahan lama.
Pada tahapan ini manusia sudah mulai mengenal cara membuat/memproduksi barang untuk memenuhi kebutuhan.

d.      Tahap uang logam
Contoh uang logam:
-Uang Real Batu, Kesultanan Sumenep(1730 M)
-Uang Kasha Banten, Kesultanan Banten(Abad 15)

Logam dipilih sebagai bahan uang karena:
1)      Digemari umum
2)      Tahan lama dan tidak mudah rusak
3)      Memiliki nilai tinggi
4)      Mudah dipindah-dipindahkan
5)      Mudah dipecah-pecah dengan tidak mengurangi nilainya

Logam yang memenuhi ssyarat-syarat tersebut adalah  emas dan perak.Uang yang terbuat dari emas dan perak tersebut disebut uang logam.Uang logam emas dan perak juga disebut sebagai Uang Penuh (full bodied money),artinya nilai instrinsiksnilai bahan uang) sama dengan nilai nominalnya(nilai yang tercantum pada mata uang tersebut).Pada saat itu,setiap orang menempa uang,melebur dan memakainya dan setiap orang mempunyai hak tidak terbatas dalam menyimpan uang logam.

            Penggunaan emas dan perak sebagai bahan uang dalam bentuk koin diciptakan oleh Croesus di Yunani sekitar 560-546 SM.Bersamaan dengan itu ,medium uang yang berfungsi sebagai instrumen alat bayar mulai dikmbangkan,dibuat dari berbagai benda padat lainnya seperti tembikar,keramik atau perunggu.

            Sejalan dengan perkembangan perekonomian,maka perkembangan tukar menukar yang harus dilayani dengan uang logam juga berkembang.Sedangkan jumlah logam mulia terbatas.Penggunaan uang logam juga sulit dilakukan untuk transaksi dalam jumlah besar(sulit dalam hal penyimpanan dan pengangkutan).Sehingga terciptalah uang kertas.

e.       Tahapan Uang Kertas
Mula-mula uang kertas yang beredar merupakan bukti-bukti kepemilikan emas dan perak sebagai alat perantara untuk melakukan transaksi.Dengan kata lain uang kertas yang bereda pada saat itu merupakan uang yang dijamin 100% dengan emaas atau perak yang disimpan di pande emas atau perak dan sewaktu-waktu dapat ditukarkan dengan jaminannya.
            Selanjutnya masyarakat tidak lagi menggunakan emas  secara langsung sebagai alat pertukaran.Sebagai gantinya mereka menjadikan kertas bukti tersebut sebagai alat tukar.
Kertas dipilih pada saat itu karena :
1)      Mudah dibawa
2)      Dijamin oleh sipenanggung emas
3)      Mudah disimpan
4)      Mudah dibagi nilainya
Dari persyaratan uang logam dan kertas,maka dapat disimpulkan suatu barang berfungsi sebagai uang apabila,memenuhi syarat sebagai berikut:
1)      Dapat diterima oleh siapapun
2)      Tahan lama
3)      Mudah disimpan
4)      Mudah dibawa kemana-mana
5)      Dapat dibagi menjadi bagian yang lebih kecil dengan tidak mengurangi nilainya.
6)      Tidak mudah ditiru
7)      Jumlahnya terbtas
8)      Nilai uang tetap
9)      Tidak mudah rusak

Dalam sejarah pemakaian kertas sebagai bahan pembuat uang,Cina dianggap sebagai bangsa yang pertama menemukannya,yaitu sekitar abad pertama masehi,pada masa Dinasti T’ang.Benjamin Franklin(AS) ditetapkan sebagai Bapak Uang Kertas karena ia yang pertama kali mencetak dolar dari bahan kertas, yang semula digunakan untuk membiayai perang kemerdekaan AS.Sebagai penghormatan pemerintah terhadap terhadap Benjamin Franklin,potretnya diabadikan dilembaran mata uang dollar pecahan terbesar yaitu USD 100.

Dengan adanya kemajuan teknologi perbankan keuangan dan sistem pembayaran elektronik,sekarang ini ada Kartu Plastik (Plastic Card),yang terdiri dari :
-          Kartu kredit (Credit Card)
-          Kartu Debet(Debit Card)
Adapun manfaatnya adalah dapat digunakan sebagai alat pembayaran dan sekaligus sebagai kartu debet.

      Banyak kartu kredit digunakan untuk pengambilan uang tunai di berbagai tempat seperti ATM (Automatic Teller Machine) atau dalam bahasa indonesiannya Anjungan Tunai Mandiri,yang artinya mesin yang secara otomatis dapat melayani pengambilan uang oleh nasabah yang menpunyai tabungan di suatu bank dengan menggunakan sebuah kartu.

Jenis uang yang pernah ada diindonesia yaitu:
1)      Mata uang kampua(bida)beredar di Sulawesi berwujud tenunan.
2)      Mata uang tembaga,pernah beredar dibanjarmasin
3)      Mata uang Krisnala terbuat dari emas dan Tembaga beredar dimasa kerajaan jenggala
4)      Sebelum tahun 1946 Javache Bank  yang didirikan oleh Bank Sirkulasi Belanda mengeluarkan uang Gulden.
5)      Uang jepang
6)      Setelah tahun 1946 pernah beredar ORI(Oeang Republik Indonesia)
7)      Uang rupiah  yang dipake hingga saat ini.

1.      Pengertian Uang
Dalam  ensiklopedi Indonesia dijelaskan bahwa uang adalah segala sesuatu yang biasanya digunakan dan diterima secara umum sebagai alat tukar, daya beli, utang dan garansi penanggung utang.
Berdasarkan syarat uang dan pengertian menurut ensiklopedi Indonesia , dapat disimpulkan bahwa uang adalah sesuatu benda yang dapat mempermudah pertukaran barang dan jasa, yang mempunyai bentuk dan ciri tertentu dan diakui sebagai alat pembayaran yang sah.
Pengertian sah disini adalah bahwa keberadaan uang tersebut dijamin oleh pemerintah dan dilindungi oleh UU negara.
2.      Motif masyarakat membutuhkan uang
a.       Motif transaksi, dalam memenuhi kebutuhannya manusia memerlukan uang untuk mendapatkan barang yang diinginkan.
b.      Motif berjaga-jaga, bagi yang berpenghasilan lebih sebagian pendapatannya disisihkan untuk disimpan/ditabung, guna keperluan yang akan datang atau untuk keperluan yang mendadak.
c.       Motif spekulasi, ini terjadi karena seseorang ingin mendapatkan keuntungan yang besar dalam situasi tertentu.
3.      Fungsi Uang
a.       Fungsi Asli
1)      Sebagai alat tukar menukar
2)      Sebagai alat satuan hitung
b.      Fungsi Turunan
1)      Sebagai alat pembayaran
2)      Sebagai alat penunjuk harga
3)      Sebagai alat penyimpan/menabung
4)      Sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi
5)      Sebagai alat pemindah dan pembentuk kekayaan
6)      Sebagai alat pencipta lapangan kerja
7)      Sebagai alat standar pembayar hutang
4.      Jenis Uang
a.      Berdasarkan bahan atau materi bendanya
-          Uang kertas: uang yang bahannya terbuat dari kertas
-          Uang logam: uang yang bahannya terbuat dari logam(perunggu, alumunium, perak, emas)
b.      Berdasarkan lembaga yang mengeluarkan
-          Uang Kartal
Uang kartal adalah uang yang beredar sehari-hari sebagai alat pembayaran yang sah dan wajib diterima oleh semua masyarakat. Uang kartal terdiri dari uang logam(emas, perak, alumunium) dan uang kertas.
-          Uang Giral
Uang giral adalah saldo rekening di bank milik nasabah, yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran. Cara pembayarannya dapat menggunakan cek, giro, telegraphic transfer, trafel cek(cek dengan perjanjian), dalam melakukan pembayaran dengan uang giral ini seseorang boleh menolak. Syarat utama uang giral adalah seseorang harus mempunyai tabungan atau simpanan di bank.
            Cek adalah surat perintah dari seseorang yang mempunyai rekening di bank agar bank membayar sejumlah uang kepada orang yang namanya tercantum pada cek tersebut.
Terjadinya uang  giral.
1.      Premary deposit
Uang giral terjadi karena seseorang menyetorkan uang di bank dan bank mencatatnya dalam bentuk rekening atas namanya.
2.      Loan Deposit
Uang giral terjadi karena sesesorang meminjam uang di bank dan sebagian atau seluruh uang pinjaman tersebut disimpan di bank dan bank mencatat dalam bentuk rekening atas namanya.
3.      Penjualan Surat-surat berharaga

Perbadaan uang kartal dengan uang giral:
Uang Kartal:
1)      Berlaku umum untuksemua lapisan masyarakat
2)      Masyarakat wajib menerima
3)      Diciptakan oleh bank Sentral
4)      Berbentuk uang kertas dan uang logam

Uang Giral:
1)      Berlaku pada kalangan tertentu(pengusaha)
2)      Masyarakat boleh menolak
3)      Diciptakan oleh Bank Umum
4)      Berbentuk cek/giro
5.      Nilai uang
a.       Ditinjau dari pembuatannya
1)      Nilai instrisik
Nilai instrinsik adalah nilai uang berdasarkan bahan-bahan pembuatan uang.
2)      Nilai nominal
Nilai nominal adalah nilai tertera/tertulis pada setias mata uang yang bersangkutan.
            Dari kedua pengertian nilai uang tersebut diatas munculah istilah sebagai berikut:
-          Fiduciary  Money  yaitu uang yang memiliki ilai nominal lebih besar dari nilai intrinsiknya.
Contoh:jenis uang kertas ,maka uang kertas disebut juga uang kepercayaan (fiduciary money)
Alasan mengapa masyarakat mau menerima uang kertas:
1.      Pemerintah mau menerima dan menggunakannya
2.      Memiliki daya beli
3.      Dilindungi dengan UU pemerintah

-          Full Bodied Money yaitu uang yang memiliki nominal sama dengan nilai intrinsiknya.
Contoh: jenis uang logam

b.      Ditinjau dari penggunaannya
1.      Nilai internal/nilai riil
Nilai internal uang adalah kemampuan suatu uang apabila ditukarkan dengan sejumlah barang.
Contoh: ibu ingin membeli kacang tanah tanah,harga Rp.10.000./kg,dengan uang Rp.25.000 ibu memperoleh 2,5 kg kacang tanah.Uang Rp.25.000 ditukar dengan kacang 2,5 kg inilah nilai internal uang.

2.      Nilai eksternal
Nilai eksternal uang adalah perbandingan nilai mata uang dalam negeri dengan nilai mata uang luar negeri.
Contoh:kurs mata uang dollar amerika serikat terhadap rupiah adalah USD $1=Rp.9.500
6.      Teori Nilai Uang
Teori nilai uang membahas masalah-masalah keuangan yang berkaitan dengan nilai uang. Nilai uang menjadi perhatian para ekonom, karena tinggi atau rendahnya nilai uang sangat berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi. Hal ini terbukti dengan banyaknya teori uang yang disampaikan oleh beberapa ahli. Teori uang terdiri atas dua teori, yaitu teori uang statis dan teori uang dinamis.
1.      Teori uang statis
Teori Uang Statis atau disebut juga "teori kualitatif statis" bertujuan untuk menjawab pertanyaan: apakah sebenarnya uang? Dan mengapa uang itu ada harganya? Mengapa uang itu sampai beredar? Teori ini disebut statis karena tidak mempersoalkan perubahan nilai yang diakibatkan oleh perkembangan ekonomi. Yang termasuk teori uang statis adalah:
a.      Teori Metalisme (Intrinsik) oleh KMAPP
Uang bersifat seperti barang, nilainya tidak dibuat-buat, melainkan sama dengan nilai logam yang dijadikan uang itu. Contoh: uang emas dan uang perak.

b.      Teori Konvensi (Perjanjian) oleh Devanzati dan Montanari
Teori ini menyatakan bahwa uang dibentuk atas dasar pemufakatan masyarakat untuk mempermudah pertukaran.

c.       Teori Nominalisme
Uang diterima berdasarkan nilai daya belinya.

d.      Teori Negara
Asal mula uang karena negara, apabila negara menetapkan apa yang menjadi alat tukar dan alat bayar maka timbullah uang. Jadi uang bernilai karena adanya kepastian dari negara berupa undang-undang pembayaran yang disahkan.

2.      Teori uang dinamis
Teori ini mempersoalkan sebab terjadinya perubahan dalam nilai uang. Teori dinamis antara lain:
a.      Teori Kuantitas dari David Ricardo
Teori ini menyatakan bahwa kuat atau lemahnya nilai uang sangat tergantung pada jumlah uang yang beredar. Apabila jumlah uang berubah menjadi dua kali lipat, maka nilai uang akan menurun menjadi setengah dari semula, dan juga sebaliknya.

b.      Teori Kuantitas dari Irving Fisher
Teori yang telah dikemukakan David Ricardo disempurnakan lagi oleh Irving Fisher dengan memasukan unsur kecepatan peredaran uang, barang dan jasa sebagai faktor yang memengaruhi nilai uang.

c.       Teori Persediaan Kas
Teori ini dilihat dari jumlah uang yang tidak dibelikan barang-barang.

d.      Teori Ongkos Produksi
Teori ini menyatakan nilai uang dalam peredaran yang berasal dari logam dan uang itu dapat dipandang sebagai barang.

7.      Istilah-istilah ekonomi yang berkaitan dengan uang
a.      Money Changer /Pedagang Valuta Asing
Perusahaan nonbank devisa yang memperoleh izin dari Bank Indonesia untuk memperjual belikan valuta asing.
b.      Inflasi
Inflasi adalah keadaan dimana nilai mata uang merosot dibandingkan harga barang karena banyaknya uang yang beredar sehingga berakibat harga barang menjadi mahal.
Ciri-cirinya yaitu:
-          Harga barang naik
-          Gaji atau upah naik
-          Jumlah uang yang beredar bertambah
-          Penawaran tenaga kerja melebihi permintaan
-          Banyak tejadi pengangguran
-          Susah mencari lapangan kerja
c.       Deflasi
Deflasi yaitu merosotnya harga barang karena terjadi peningkatan nilai mata uang atau menguatnya nilai mata uang dalam negeri.
Hal-hal yang menyebabkan deflasi yaitu:
-          uang yang beredar berkurang /sedikit
-          harga barang mengalami penurunan
-          nilai mata uang dalam negeri menguat
d.      Devaluasi
Devaluasi adalah dengan sengaja menurunkan nilai mata uang sendiri terhadap valuta asing
e.       Apresiasi
aApresiasi adalah keadaan meningkatnya mata uang dalam  negeri sampai pada presentase yang ditetapkan dari semula tanpa sengaja.

f.       Depresiasi
Depresiasi adalah merosotnya mata uang didalam negeri secara tidak sengaja.

Hot money  adalah suatu negara terlalu banyak uang(modal) tetapi uang tersebut berada di suatu negara yang tisdak produktif maka perlu pengalihan kenegara lain yang lebih menguntungkan.

8.      Nilai tukar mata uang asing terhadap mata uang dalam negeri
Nilai tukar mata uang suatu negara dibandingkan dengan nilai mata uang negara lain disebut KURS.

No
Negara
Jenis Mata Uang
1.
Arab Saudi
Real
2.
Amerika Serikat
Dollar
3.
Jepang
Yen
4.
Kamboja
riel
5.
Malaysia
Ringgit
6.
Filipina
Peso
7.
RRC
Yuan
8.
Denmark
Crown
9.
Inggris
Poundsterling
10.
Thailand
Baht
11.
Indonesia
Rupiah
12.
Laos
New Kip
13.
Myanmar
kyat
14.
vietnam
dong

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Buku Manifesto Gerakan Intelektual Profetik

LATIHAN SOAL TWK